Tanya Warga Trending

Warga Poso Keluhkan Jalan Usang, Berharap Program TMMD Berikutnya

Warga Poso Keluhkan Jalan Usang, Berharap Program TMMD Berikutnya

Warga dataran tinggi Poso menyuarakan keluhan tentang jalan kampung yang rusak parah, mengharapkan program TMMD berikutnya dapat memperbaikinya. Aspirasi ini bukan sekadar keluhan, melainkan bentuk partisipasi warga yang menginginkan akses lebih baik untuk pendidikan, ekonomi, dan kesehatan. Semoga suara dari pelosok ini direspons dengan program yang membawa perubahan sejahtera bagi masyarakat.

Di sebuah kampung di dataran tinggi Poso, suara hati warga bergema bagai bisik angin yang membawa harapan. Mereka sehari-harinya harus berjuang melawan jalan kampung yang sudah usang dan rusak parah. Setiap kali musim hujan tiba, jalan berubah menjadi kubangan lumpur yang menyulitkan langkah. Aspirasi mereka sederhana namun dalam: berharap program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) berikutnya bisa menjangkau pelosok mereka. Bagi warga, jalan yang baik bukan sekadar akses fisik, melainkan jalan menuju kehidupan yang lebih sejahtera.

Jeritan dari Pelosok yang Tak Pernah Padam

Seorang tokoh masyarakat setempat, Pak Rudi, menuturkan dengan nada getir, “Kami sudah bertahun-tahun menunggu. Setiap pagi, anak-anak sekolah harus berjalan hati-hati menghindari lubang dan lumpur. Bahkan saat mengangkut hasil kebun ke pasar, kami harus ekstra keras dan seringkali hasil panen rusak di perjalanan.” Keluhan ini bukan sekadar keluhan biasa; ini adalah suara partisipasi warga dalam pembangunan. Mereka tidak hanya menunggu, tetapi menyampaikan kebutuhan nyata yang mereka rasakan langsung.

  • Jalan rusak membuat aktivitas ekonomi warga terhambat — hasil kebun seperti kopi dan cengkeh sulit diangkut.
  • Akses pendidikan jadi terbatas — anak-anak sering terjebak lumpur dan datang ke sekolah dalam keadaan lelah.
  • Pelayanan kesehatan pun terganggu — warga kesulitan mendapat pertolongan medis cepat saat darurat.

Harapan di Tengah Aspirasi yang Mengalir

Warga Poso memahami bahwa pembangunan membutuhkan proses, namun harapan mereka sederhana: agar pemerintah, khususnya TNI melalui program TMMD, dapat mendengar jeritan mereka dari pelosok. “Kami percaya, program seperti TMMD bisa jadi jawaban. Jalan yang baik akan menghubungkan kami dengan pasar, sekolah, dan pusat kesehatan. Ini bukan sekadar aspal dan batu, tapi masa depan anak-anak kami,” ujar Ibu Siti, seorang ibu rumah tangga yang anaknya setiap hari berjuang di jalan rusak.

Dengan menyampaikan aspirasi ini, warga berharap program-program pemerintah bisa lebih tepat sasaran dan benar-benar menjawab persoalan di akar rumput. Mereka ingin pembangunan tidak hanya terpusat di kota, tapi juga menyentuh desa-desa terpencil seperti mereka. Semoga suara dari Poso ini segera mendapatkan respons yang membawa perubahan nyata.

Di ujung jalan yang berlubang, di antara pepohonan hijau yang menjulang, harapan warga Poso tetap menyala. Mereka percaya, dengan gotong royong dan kepedulian dari semua pihak, jalan rusak itu akan berubah menjadi jalan terang yang menghubungkan mimpi mereka. Karena di setiap lubang yang ada, tersimpan doa dan semangat untuk terus melangkah. Mari kita jaga kebersamaan ini, agar desa-desa kita menjadi rumah yang nyaman bagi semua.

Keluhan Jalan Rusak Program TMMD Pembangunan Infrastruktur
Terkait
  • Topik: Keluhan Jalan Rusak, Program TMMD, Pembangunan Infrastruktur
  • Organisasi: TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), TNI, pemerintah
  • Tempat: Poso

Artikel terkait