Kabar Desa Kita Trending

Polres dan Kodim di Lombok Timur Bersihkan Masjid dan Balai Desa

Polres dan Kodim di Lombok Timur Bersihkan Masjid dan Balai Desa

Di desa Aikmel, Lombok Timur, Polres dan Kodim bersama warga bergotong royong membersihkan Masjid Nurul Huda dan Balai Desa. Kegiatan ini bukan sekadar bersih-bersih, melainkan wujud kedekatan teritorial yang menyentuh hati. Program "Bersih Desa" pun lahir, membawa harapan akan kebersamaan yang terus menyala di setiap pelosok Lombok Timur.

Pagi itu, desa Aikmel di Lombok Timur tidak seperti biasanya. Dari kejauhan, warga melihat puluhan orang berseragam loreng dan biru bergerak di sekitar Masjid Nurul Huda dan Balai Desa. Mereka bukan sekadar lalu lalang, tapi membawa sapu, cangkul, dan kuas cat. Suara canda dan sapaan akrab terdengar di antara dentingan ember dan sapuan sapu. Ini bukan pawai atau gladi, melainkan karya bakti yang dipimpin langsung oleh Polres Lombok Timur bersama Kodim 1615 Lombok Timur. Warga pun berdatangan, ada yang menyediakan segelas teh hangat, ada pula yang ikut mengangkat kursi dan meja. Suasana gotong royong yang hangat seketika menyelimuti seluruh sudut desa.

Kisah Gotong Royong yang Menyentuh Hati

Kegiatan ini bukan sekadar bersih-bersih biasa. Kapolres Lombok Timur, AKBP Iwan Purnomo, turun langsung menyapu halaman masjid hingga mengecat pagar balai desa. Sambil bergurau dengan warga, beliau mengatakan, "Ini bukan seremonial, tapi bentuk kecintaan kami pada tempat ibadah dan pusat kegiatan desa." Kalimat itu membuat hati warga terasa dihargai. Di sisi lain, prajurit Kodim 1615 Lombok Timur dengan sigap membantu merapikan taman dan membersihkan saluran air. Sinergi TNI-Polri dan warga desa menjadi pemandangan yang menghangatkan, membuktikan bahwa kedekatan teritorial bukanlah slogan belaka.

Tak hanya aparat, warga Aikmel pun bergotong royong dengan sukarela. Mereka menyediakan makanan dan minuman untuk para petugas, bahkan ikut mengangkut sampah. Seperti yang dirasakan Pak Sardi, salah satu tokoh masyarakat setempat, "Kami senang karena Polres dan Kodim datang bukan hanya untuk menunjukkan kekuatan, tapi untuk bersama-sama merawat desa kami." Suasana penuh canda tawa mewarnai setiap sudut, dari halaman masjid hingga teras balai desa. Hasilnya pun tampak nyata:

  • Masjid Nurul Huda kini siap digunakan untuk ibadah dengan lebih khusyuk.
  • Balai Desa Aikmel menjadi tempat pertemuan yang lebih nyaman bagi warga.
  • Program "Bersih Desa" akan dijalankan rutin setiap bulan di desa-desa pelosok Lombok Timur.
  • Warga merasa memiliki kedekatan lebih dengan Polres dan Kodim, tidak ada jarak antara aparat dan rakyat.

Dari Halaman Masjid ke Hati Warga

Karya bakti ini menjadi awal dari program "Bersih Desa" yang dijadwalkan rutin setiap bulan di desa-desa pelosok Lombok Timur. Dengan membersihkan masjid dan balai desa, Polres Lombok Timur dan Kodim 1615 Lombok Timur ingin menumbuhkan kesadaran bersama bahwa kebersihan adalah tanggung jawab semua. Tak ada yang dipisahkan, semuanya bergandengan tangan. Program ini diharapkan terus berjalan, menyentuh hati warga, dan menguatkan rasa kebersamaan antara aparat dan masyarakat.

Di ujung pagi itu, saat semua perlengkapan mulai dirapikan, senyum warga Aikmel tidak bisa disembunyikan. Mereka tahu, yang dibersihkan bukan hanya kotoran di lantai, tapi juga jarak antara hati. Semoga semangat gotong royong ini terus menyala di setiap sudut Lombok Timur, menjadikan setiap desa seperti Aikmel: bersih, rapi, dan penuh kehangatan. Karena pada akhirnya, kebersamaan adalah kunci untuk membangun desa yang kuat dan penuh cinta.

Karya Bakti Pembersihan Masjid dan Balai Desa Program Bersih Desa
Terkait
  • Topik: Karya Bakti, Pembersihan Masjid dan Balai Desa, Program Bersih Desa
  • Tokoh: Iwan Purnomo
  • Organisasi: Polres Lombok Timur, Kodim 1615 Lombok Timur, TNI-Polri
  • Tempat: Lombok Timur, Masjid Nurul Huda, Balai Desa Aikmel

Artikel terkait