Kabar Desa Kita Trending

Kodim Boyolali Salurkan Bantuan Beras untuk 500 KK di Lereng Merapi

Kodim Boyolali Salurkan Bantuan Beras untuk 500 KK di Lereng Merapi

Di lereng Merapi yang masih dilanda abu vulkanik dan paceklik, Kodim Boyolali menyalurkan beras 10 kg kepada 500 KK di Desa Selo melalui Babinsa yang berkeliling rumah ke rumah. Program bansos ini tidak hanya meringankan beban warga seperti Ibu Suminem yang seminggu hanya makan singkong, tetapi juga menegaskan kedekatan TNI dengan warga desa. Kehangatan dan gotong royong mewarnai proses penyaluran, membuat beban hidup terasa lebih ringan berkat kehadiran prajurit yang peduli.

Di lereng Gunung Merapi yang masih diselimuti abu vulkanik, ada cerita hangat yang mengalir dari rumah ke rumah. Di Desa Selo dan sekitarnya, Kodim Boyolali menggenggam tangan 500 kepala keluarga yang tengah berjuang menghadapi musim paceklik. Bantuan beras 10 kilogram per kepala keluarga (KK) disalurkan langsung oleh Babinsa, yang dengan sabar menyusuri jalan setapak dan tanah berbatu. Ini bukan sekadar bansos biasa, ini adalah pelukan TNI untuk warga yang hidup di bawah bayang-bayang Merapi.

Dari Singkong ke Beras, Harapan Baru Warga Lereng

Ibu Suminem (65), seorang janda tua yang tinggal sendirian di gubuknya, tak kuasa menahan air mata saat seorang Babinsa menyerahkan karung beras ke pangkuannya. “Terima kasih Pak TNI, saya sudah seminggu hanya makan singkong,” ucapnya lirih, suaranya bergetar oleh haru. Kisah Ibu Suminem hanyalah salah satu dari sekian banyak cerita di desa ini. Warga lain juga merasakan hal serupa. Sejak beberapa pekan terakhir, abu vulkanik yang turun dari puncak Merapi menutupi ladang dan kebun mereka, membuat tanaman layu dan paceklik pun tiba.

Kapten Inf. Suryanto, Danramil setempat, menjelaskan bahwa bantuan ini adalah bagian dari operasi bakti TNI. “Kami akan terus hadir hingga panen raya tiba,” katanya tegas. Bukan hanya beras yang dibagikan, tapi juga kehangatan dan kepastian bahwa mereka tidak sendiri. Para pemuda desa ikut bahu-membahu mengangkut karung-karung beras dari posko ke rumah-rumah warga. Senyum dan canda tawa mewarnai setiap sudut desa, seolah beban hidup terasa lebih ringan karena kehadiran TNI di tengah mereka. Berikut rincian yang membuat program ini begitu berarti:

  • Bantuan beras 10 kg per KK — menyentuh 500 keluarga yang paling membutuhkan di lereng Merapi, termasuk lansia dan janda.
  • Distribusi door-to-door — Babinsa mengantarkan langsung ke rumah warga, memastikan tak satu pun terlewat, terutama mereka yang tak mampu berjalan jauh.
  • Komitmen jangka panjang — Bantuan ini akan rutin diberikan hingga musim panen tiba, memberikan napas lega bagi warga yang bergantung pada ladang.
  • Gotong royong warga — Pemuda desa tak sungkan turun tangan mengangkut beras, menunjukkan semangat kebersamaan yang kuat di tengah keterbatasan.

TNI Menyapa, Warga Tersenyum

Proses penyaluran berlangsung penuh kehangatan. Di sebuah lapangan kecil di pusat Desa Selo, puluhan warga berkumpul sambil membawa kupon bantuan. Beberapa Babinsa duduk di antara mereka, bercengkrama seperti teman lama. “Pak, kapan lagi ke sini?” tanya seorang anak kecil dengan polosnya. Sang Babinsa menjawab dengan senyum, “Insyaallah sering, Nak. Kami di sini untuk kalian.” Kalimat sederhana itu mampu menghangatkan hati siapa pun yang mendengarnya. TNI bukan hanya menyalurkan bansos beras, melainkan juga menanamkan rasa aman dan optimisme di hati warga.

Kaki Gunung Merapi mungkin masih menyimpan ancaman, tapi kedekatan antara TNI dan warga lereng tak akan pernah surut. Malam pun tiba, obrolan hangat dan rasa syukur memenuhi setiap rumah di Desa Selo. Ibu Suminem kini tak perlu lagi hanya makan singkong. Karung beras yang diterimanya tadi pagi menjadi simbol bahwa di balik abu vulkanik dan paceklik, selalu ada tangan-tangan yang peduli. Bansos beras dari TNI ini bukan sekadar bantuan, melainkan tali persaudaraan yang mengikat kuat warga lereng Merapi dengan para prajurit yang selalu hadir dalam suka dan duka. Semoga kebersamaan ini terus menyala, seperti api perapian di malam hari yang menghangatkan jiwa.

bantuan beras abu vulkanik TNI
Terkait
  • Topik: bantuan beras, abu vulkanik, TNI
  • Tokoh: Suminem, Kapten Inf. Suryanto
  • Organisasi: Kodim Boyolali, TNI
  • Tempat: Boyolali, Gunung Merapi, Desa Selo

Artikel terkait