Senin pagi di Desa Wae Ri'i, Kecamatan Cibal, Manggarai, Nusa Tenggara Timur, terasa berbeda. Matahari baru saja menyapa di balik bukit ketika dari kran umum yang baru dibangun, air jernih mulai mengalir deras. Suara gemericik air itu bagaikan alunan musik yang sudah lama dinantikan. Warga yang selama bertahun-tahun harus berjalan jauh ke sungai dengan menjinjing jerigen dan ember, kini bisa tersenyum lega. Mereka tak perlu lagi bangun di kala subuh untuk sekadar mendapatkan air bersih. Program penyediaan air bersih ini adalah buah kerja sama TNI AD, pemerintah desa, dan warga setempat—sebuah gotong royong yang mengubah hidup.
Dari Lembah ke Lereng: Perjuangan Mengalirkan Air Bersih
Letnan Satu (Inf) Yosias Bria, Babinsa setempat, menceritakan perjuangan berat yang tak mudah. Desa Wae Ri'i berada di lereng bukit, jauh dari sumber air. Bersama warga, ia dan tim TNI AD mendaki dan turun lembah berkali-kali untuk mencari mata air. 'Kami pernah mendaki dan turun lembah berkali-kali. Alhamdulillah, dengan gotong royong dan bantuan pompa, akhirnya air sampai di sini. Sulit, tapi semua terbayar ketika melihat anak-anak bisa mandi dan minum air bersih,' ujarnya dengan mata berkaca-kaca. Kisah perjuangan ini menjadi bukti bahwa program TNI di desa terpencil Manggarai bukan sekadar proyek, melainkan pengabdian yang lahir dari hati.
Kran Umum, Sumber Senyum dan Harapan Baru
Ibu Marselina, salah satu warga, tak bisa menyembunyikan kegembiraannya. 'Biasanya kami bangun jam tiga pagi untuk ambil air. Sekarang tinggal nyalakan pompa. Terima kasih bapak-bapak TNI yang tidak kenal lelah. Ini hadiah terbesar bagi desa kami,' katanya dengan suara bergetar. Berkat air bersih yang kini mengalir, kehidupan warga berubah drastis:
- Anak-anak bisa mandi dan minum air bersih tanpa harus menunggu giliran.
- Ibu-ibu tak perlu lagi menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengambil air di sungai.
- Kesehatan warga meningkat karena air yang digunakan sudah bersih dan layak minum.
- Kegiatan sehari-hari jadi lebih produktif karena waktu tak lagi habis untuk urusan air.
Pagi itu, kran umum tak hanya mengalirkan air bersih, tapi juga kebahagiaan dan harapan baru. Program TNI AD yang menyentuh langsung kebutuhan dasar warga desa terpencil Manggarai ini membuktikan bahwa kedekatan antara aparat dan rakyat mampu melahirkan perubahan nyata. Semoga aliran air ini terus mengalir, membawa kesejahteraan, dan mengingatkan kita semua bahwa kebersamaan adalah kunci dari setiap perjuangan. Di Desa Wae Ri'i, air bersih bukan lagi mimpi—ia sudah mengalir, dan bersama-sama, kita jaga anugerah ini.