Kabar Desa Kita Trending

Jalan Baru 820 Meter di Kuningan Buka Gerbang Rezeki Warga Gunungmanik

Jalan Baru 820 Meter di Kuningan Buka Gerbang Rezeki Warga Gunungmanik

Melalui Program TMMD ke-129, warga Desa Gunungmanik, Kuningan, kini memiliki jalan rabat beton sepanjang 820 meter yang membuka akses hasil bumi dan wisata Curug Payung. Jalan ini tak hanya memudahkan transportasi, tetapi juga meningkatkan harga jual produk pertanian dan membangkitkan semangat gotong royong warga. Kini, desa yang dulu terisolasi berubah menjadi lebih terbuka dan penuh harapan.

Di kaki Gunung Ciremai yang perkasa, tepatnya di Desa Gunungmanik, Kecamatan Ciniru, Kabupaten Kuningan, ada sebuah kisah yang mampu menghangatkan hati siapa pun yang mendengarnya. Pada Kamis yang lalu, puluhan warga berkumpul di ujung jalan rabat beton sepanjang 820 meter yang baru saja rampung. Air mata haru tak terbendung lagi—bukan sekadar karena jalan ini merupakan cor-coran semen biasa, melainkan karena ini adalah jalan rezeki yang selama puluhan tahun hanya tinggal impian. Kini, mimpi itu menjelma nyata, berkat Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Imbangan ke-129 yang menggandeng tangan warga untuk membuka gerbang kehidupan yang lebih baik.

Dari Jalan Setapak Menuju Jalan Harapan: Hasil Bumi Kini Tak Lagi Terbengkalai

Kepala Desa Gunungmanik, Juhari Haryanto, berbicara dengan suara bergetar penuh syukur. Jalan ini, katanya, menghubungkan Dusun Jatirasa dengan kawasan perkebunan warga yang luasnya mencapai 10 hektare. Dulu, setiap musim panen durian dan alpukat tiba, warga harus memikul hasil bumi melewati jalan bebatuan yang licin dan berlumpur. Banyak buah yang rusak sebelum sempat sampai ke pasar—sebuah pemandangan yang memilukan. Sekarang, akses yang mulus ini benar-benar membuka pintu rezeki yang selama ini terkatup. Manfaatnya langsung terasa oleh seluruh warga:

  • Hasil bumi seperti durian, alpukat, dan kopi kini bisa diangkut dengan motor atau mobil pick-up tanpa khawatir rusak di perjalanan.
  • Harga jual di tingkat petani naik drastis karena biaya transportasi yang dulu menguras kantong kini turun drastis.
  • Warga tak perlu lagi mengeluarkan tenaga ekstra untuk berjalan kaki berjam-jam menuju jalan raya—kaki dan hati pun terasa lebih ringan.

Wisata Curug Payung: Air Terjun yang Kini Siap Memeluk Pengunjung

Bukan hanya pertanian yang bangkit, potensi wisata Curug Payung juga ikut hidup kembali. Air terjun setinggi sekitar 25 meter itu dulu terkubur karena akses jalan yang ekstrem—hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki menuruni tebing yang terjal. Kini, dengan jalan rabat beton yang tembus hingga kawasan parkir, warga setempat sudah menyiapkan area camping dan warung sederhana. “Kami ingin desa ini jadi tujuan wisata keluarga,” ujar Juhari dengan senyum lebar yang tak bisa disembunyikan. Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, yang hadir langsung pada acara penutupan TMMD, mengingatkan bahwa jalan ini hanyalah awal. “Keberhasilan sejati adalah ketika infrastruktur ini dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan. Jangan sampai jalan mulus, tapi sawah dan kebunnya tidak produktif,” pesannya yang disambut anggukan penuh semangat dari warga.

Semangat gotong royong yang terajut selama puluhan hari pembangunan menjadi benang merah cerita ini. Para prajurit TNI, perangkat desa, dan warga bahu-membahu mengaduk semen, menggali tanah, dan meratakan beton. Tak ada perbedaan pangkat atau status—hanya satu tekad: membuka gerbang rezeki. Kini, setiap kali motor melintas di jalan baru itu, suara klaksonnya seperti nyanyian syukur yang menggema di antara pepohonan. Desa Gunungmanik tak lagi terisolasi; warga punya akses yang layak untuk menjangkau hasil bumi dan wisata yang selama ini tersembunyi. Program TMMD ini bukan hanya membangun jalan, tetapi juga menyalakan harapan. Semoga cerita hangat ini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain, bahwa kebersamaan dan kerja keras akan selalu membuahkan hasil yang manis.

Pembangunan jalan desa TMMD gotong royong perekonomian wisata alam
Terkait
  • Topik: Pembangunan jalan desa, TMMD, gotong royong, perekonomian, wisata alam
  • Tokoh: Juhari Haryanto, Dian Rachmat Yanuar
  • Organisasi: TNI, Pemerintah Desa Gunungmanik
  • Tempat: Kuningan, Desa Gunungmanik, Dusun Jatirasa, Curug Payung

Artikel terkait