Tanya Warga Trending

Buka Posko Pengaduan, TNI Diterpa Keluhan Warga Soal Jalan Rusak di Sulawesi Tengah

Buka Posko Pengaduan, TNI Diterpa Keluhan Warga Soal Jalan Rusak di Sulawesi Tengah

Posko pengaduan yang dibuka TNI di Desa Tolisu, Sulawesi Tengah, menjadi tempat warga mencurahkan keluhan tentang jalan rusak yang bertahun-tahun menghambat aktivitas mereka. Dengan mendengarkan dan mencatat setiap aspirasi, TNI berkomitmen menjadi jembatan antara warga dan pemerintah daerah. Kehadiran posko sederhana ini menghadirkan harapan baru bahwa suara desa akan diperjuangkan dan infrastruktur yang layak bukan lagi mimpi.

Di pinggir jalan utama Desa Tolisu, Sulawesi Tengah, terik matahari siang itu tak menyurutkan langkah warga. Mereka berduyun-duyun mendatangi sebuah tenda sederhana yang baru didirikan. Bukan tenda untuk latihan militer, melainkan posko pengaduan yang dibuka oleh prajurit TNI. Dari celah tenda, terdengar ramahnya sapaan prajurit kepada para tamu yang datang. Warga desa, yang biasanya hanya bisa menggerutu di pinggir jalan, kini punya tempat untuk mencurahkan beban hati. Beban terbesar mereka? Jalan rusak yang sudah bertahun-tahun menjadi momok.

Posko Sederhana, Harapan Baru untuk Warga Desa

Satu per satu warga duduk di bangku panjang yang disediakan. Pak Rudi, seorang petani cengkih, menjadi salah satu yang pertama bicara. Dengan suara serak, ia mengeluhkan lubang-lubang besar di jalan poros desa. "Setiap musim hujan, jalan begini, Pak. Susah sekali bawa cengkih ke kota. Kadang sampai terperosok, hasil panen saya terlambat dijual, harganya jatuh," katanya. Ibu-ibu penjual sayur pun tak kalah antusias menyampaikan aspirasi. Mereka bercerita tentang perjalanan yang biasanya setengah jam, kini bisa dua jam lebih karena harus menghindari lubang. Ban sering bocor, kendaraan cepat rusak—semua karena infrastruktur yang tak kunjung diperbaiki. Tak hanya itu, para sopir angkutan desa juga bergantian mengeluhkan getaran yang terasa setiap melintas, dan kekhawatiran akan keselamatan anak-anak sekolah yang harus melewati jalan berlubang. Prajurit TNI mendengarkan dengan penuh perhatian, mencatat setiap detail—lokasi lubang, ukuran, hingga dampaknya. Mereka juga memotret kondisi jalan sebagai bukti visual. Warga merasa lega: untuk pertama kalinya, ada yang benar-benar mendengar tanpa basa-basi.

TNI Jadi Jembatan Aspirasi, Suara Desa Didengar

Tak hanya menjadi pendengar, TNI juga berjanji menjadi penghubung antara warga dan pemerintah daerah. "Kami akan menjadi penyambung lidah Bapak dan Ibu kepada pemerintah daerah," ujar seorang perwira dengan nada mantap. "Kami akan kumpulkan semua data ini dan sampaikan secara resmi. TNI di sini ingin memastikan suara dari desa terdengar." Janji itu disambut senyum lega dan harapan baru. Posko sederhana ini bukan sekadar tempat curhat—ia adalah simbol bahwa kedekatan teritorial bisa menjadi kekuatan untuk memperjuangkan hak-hak dasar warga desa. Melalui kegiatan ini, TNI merinci langkah-langkah nyata yang telah dilakukan:

  • Mendengarkan satu per satu keluhan warga tentang jalan rusak di poros desa, dari ukuran lubang hingga frekuensi kecelakaan.
  • Mencatat detail kerusakan infrastruktur, termasuk titik rawan dan dampak ekonomi bagi warga.
  • Mengambil foto kondisi jalan sebagai bukti visual untuk laporan resmi ke pemerintah.
  • Menampung aspirasi warga terkait solusi yang diharapkan, seperti penambalan lubang atau pengaspalan ulang secara bertahap.
  • Berkomitmen menyampaikan data ke pemerintah daerah agar pengaduan ini tidak lagi terabaikan.

Semua keluhan itu dicatat dengan teliti. Warga yang tadinya merasa diabaikan, kini punya harapan baru. Posko sederhana itu bukan sekadar tempat curhat—ia adalah bukti bahwa ketika TNI turun langsung mendengar aspirasi, maka jalan rusak bukan lagi masalah yang dibiarkan begitu saja. Di balik terik matahari dan debu jalan, ada senyum warga yang mulai merekah. Mereka percaya, suara dari desa kini tidak akan lagi hilang ditelan angin. Kebersamaan ini menguatkan tekad: infrastruktur desa akan diperjuangkan bersama, karena setiap warga berhak atas jalan yang layak dan aman.

jalan rusak posko pengaduan keluhan warga TNI
Terkait
  • Topik: jalan rusak, posko pengaduan, keluhan warga, TNI
  • Tokoh: Pak Rudi
  • Organisasi: TNI, pemerintah daerah
  • Tempat: Desa Tolisu, Sulawesi Tengah

Artikel terkait