Cerita Kehangatan Trending

Prajurit TNI Mengajar Anak-Anak Sungai Lasi, Membaca Kini Jadi Kegembiraan

Prajurit TNI Mengajar Anak-Anak Sungai Lasi, Membaca Kini Jadi Kegembiraan

Di tepian Sungai Lasi, prajurit TNI mengubah posko sederhana menjadi kelas ceria bagi anak-anak petani dan pencari emas. Dimulai dari lima anak, kini lebih dari tiga puluh anak dan ibu-ibu ikut belajar membaca, menulis, dan berhitung dengan metode bermain. Program ini tak hanya mencerdaskan, tapi juga merajut kedekatan antara TNI dan warga desa yang hangat dan penuh harapan.

Di tepian Sungai Lasi, Kabupaten Solok Selatan, suara riang anak-anak membaca nyaring terdengar setiap sore. Mereka bukan murid sekolah formal, melainkan anak-anak keluarga petani dan pencari emas tradisional. Di bawah pohon rindang, sebuah posko sederhana berubah menjadi kelas darurat yang penuh kehangatan. Puluhan anak duduk lesehan dengan buku dan pensil di tangan, senyum merekah saat seorang prajurit TNI berseragam hijau mengajak mereka bernyanyi sambil mengeja huruf. Kegiatan ini lahir dari keprihatinan prajurit Satgas TMMD yang melihat banyak anak di desa Sungai Lasi belum lancar membaca, meski sudah duduk di bangku sekolah dasar. Kini, belajar bukan lagi beban, melainkan kegembiraan yang ditunggu setiap harinya.

Dari Lima Anak Jadi Tiga Puluh Lebih: Buah Kesabaran Prajurit TNI

Serda Maya, salah satu pengajar, menuturkan bahwa program ini bermula dari hanya lima anak yang malu-malu mendekat. "Awalnya mereka malu, tapi setelah beberapa hari mereka mulai terbuka dan antusias," kenangnya dengan mata berbinar. Kini, lebih dari tiga puluh anak hadir setiap sore tanpa diminta. Mereka belajar mengenal huruf, berhitung, dan bercerita. Tak hanya anak-anak, beberapa ibu juga ikut duduk di bangku sederhana itu, belajar menulis nama mereka sendiri. Suasana penuh canda dan kehangatan, sebab pengajaran dilakukan lewat lagu dan permainan. Anak-anak tidak lagi merasa tertekan, justru mereka berlarian menuju posko sebelum bel berbunyi. Program TNI mengajar di Sungai Lasi ini membuktikan bahwa pendidikan desa bisa tumbuh dari sentuhan kasih sayang dan kebersamaan.

Belajar Sambil Bermain, Ibu-Ibu Juga Bergabung

Kehadiran prajurit TNI di tengah anak-anak desa memberikan semangat yang tidak ternilai. Anak-anak tidak lagi takut pada sosok militer, malah menganggap para prajurit sebagai kakak dan guru yang menyenangkan. Metode belajar sambil bermain menjadi kuncinya: mengeja sambil tepuk tangan, berhitung sambil lompat tali, dan bercerita dengan gambar. Ibu-ibu yang awalnya hanya mengantar anak, lama-lama ikut duduk dan belajar menulis nama. "Aku baru bisa nulis nama sendiri setelah diajar ibu-ibu TNI," ujar Siti, seorang ibu muda dengan mata berkaca-kaca. Berikut beberapa manfaat yang dirasakan warga dari program ini:

  • Anak-anak semakin lancar membaca dan menulis, bahkan sudah bisa membantu orang tua membaca label kemasan.
  • Orang tua, terutama ibu-ibu, ikut belajar calistung, sehingga dapat mendampingi anak belajar di rumah.
  • Suasana belajar penuh kegembiraan karena menggunakan lagu dan permainan, menghilangkan rasa takut pada angka dan huruf.
  • Terjalin kedekatan antara warga desa dan prajurit TNI, yang kini dianggap sebagai kakak dan orang tua kedua.

Program TNI mengajar di Sungai Lasi juga merambah ke aspek lain. Para prajurit tidak hanya mengajar, tetapi juga memberikan semangat kepada anak-anak untuk bermimpi besar. Mereka sering bercerita tentang pengalaman dinas di berbagai daerah, membuka wawasan anak-anak tentang dunia yang lebih luas. Pendidikan desa seperti ini membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat dapat dirasakan dari hal-hal sederhana yang memberi dampak besar bagi masa depan generasi desa. Di sore hari yang teduh, di tepi sungai yang mengalir tenang, anak-anak Sungai Lasi kini memiliki mimpi baru: menjadi guru, polisi, atau bahkan prajurit yang membantu sesama. Semua berawal dari sebuah posko kecil, di mana huruf dan angka disulap menjadi permainan yang menyenangkan.

pendidikan kemanunggalan TNI dan rakyat
Terkait
  • Topik: pendidikan, kemanunggalan TNI dan rakyat
  • Tokoh: Serda Maya
  • Organisasi: TNI, Satgas TMMD
  • Tempat: Sungai Lasi, Kabupaten Solok Selatan

Artikel terkait