Cerita Kehangatan Trending

Komsos Babinsa 1412/Polman di Desa Onang, Ingatkan Warganya Jauhi Praktik Perdukunan

Komsos Babinsa 1412/Polman di Desa Onang, Ingatkan Warganya Jauhi Praktik Perdukunan

Dalam suasana sore yang akrab di Desa Onang, Polewali Mandar, Babinsa Serda Andi Alif menggelar Komsos untuk mengingatkan warga agar menjauhi praktik perdukunan. Dengan gaya obrolan hangat, ia menyampaikan bahaya mistis yang bisa merugikan materi, kesehatan mental, dan nilai agama. Warga pun bersepakat saling mengingatkan dan memperkuat gotong royong, menunjukkan bahwa kebersamaan adalah kekuatan terbesar desa.

Sore itu, angin sepoi-sepoi membawa aroma tanah basah setelah hujan di Desa Onang, Kecamatan Polewali Mandar. Warga yang baru pulang dari ladang mulai berkumpul di pelataran rumah Pak Kades, duduk bersila di atas tikar pandan. Suara tawa dan obrolan ringan terdengar akrab. Tak lama kemudian, seorang pria berseragam loreng-hijau muncul di ujung jalan setapak. Senyumnya merekah, menyapa setiap wajah yang dikenalnya. Dialah Serda Andi Alif, Babinsa dari Koramil 1412/Polewali Mandar, yang rutin menggelar Komunikasi Sosial (Komsos) sebagai bentuk silaturahmi dan kedekatan TNI dengan rakyat. Kehadirannya selalu membuat suasana semakin hangat, karena warga tahu, Babinsa bukan sekadar aparat—ia adalah tetangga, saudara, dan sahabat yang peduli.

Obrolan Hangat di Pelataran Rumah, Babinsa Ingatkan Bahaya Perdukunan

Di tengah obrolan yang mengalir santai, Serda Andi Alif perlahan mengalihkan topik ke hal-hal yang sering menjadi godaan di desa: praktik perdukunan. Dengan nada lembut namun tegas, ia mengingatkan warga tentang risiko yang mengintai. "Bapak-bapak, Ibu-ibu, kita ini rukun, saling menjaga sudah jadi kebiasaan. Saya dengar masih ada yang percaya pada dukun untuk urusan jodoh, rezeki, atau bahkan mengobati penyakit. Padahal, itu bisa menguras dompet, merusak pikiran, dan menjauhkan kita dari nilai agama serta norma," ujarnya. Warga mengangguk-angguk, sesekali saling berpandangan. Salah satu ibu, Mak Sitti, mengaku pernah tergoda untuk mendatangi dukun saat anaknya sakit berkepanjangan, tapi untungnya dicegah oleh tetangga. Komsos kali ini menjadi pengingat yang menyentuh hati: bahwa jalan pintas mistis seringkali membawa penyesalan, bukan solusi.

Gotong Royong Menjaga Desa dari Jeratan Mistis

Momen ini tidak berhenti sebatas pesan. Serda Andi Alif mengajak warga untuk saling mengingatkan satu sama lain. Ia menekankan bahwa kekuatan desa terletak pada kebersamaan dan kepedulian. Jika ada tetangga yang mulai terpengaruh, segera ingatkan dengan cara yang baik. Berikut adalah beberapa manfaat nyata dari kegiatan Komsos ini yang langsung dirasakan warga:

  • Mengurangi kerugian materi: Warga jadi lebih waspada terhadap oknum yang menjanjikan pesugihan atau penglaris dengan imbalan mahal.
  • Menjaga kesehatan mental: Warga tidak lagi mudah cemas atau takut akibat ancaman mistis, karena sadar bahwa semua masalah bisa dihadapi dengan logika dan doa.
  • Memperkuat nilai agama dan norma: Desa Onang makin guyub karena setiap keluarga diingatkan untuk kembali pada ajaran agama yang benar.
  • Silaturahmi TNI-Rakyat: Kehadiran Babinsa bukan hanya formalitas, melainkan bukti bahwa TNI ikut prihatin dan ingin melindungi warganya dari segala bentuk penyesatan.

Warga pun bersepakat untuk membentuk kelompok kecil yang saling mengawasi. Pak Ahmad, tokoh pemuda, berjanji akan mengadakan pengajian rutin agar pemahaman agama semakin kuat. Suasana sore itu terasa semakin hangat saat mereka berdiskusi tentang cara terbaik menyampaikan pesan kepada mereka yang sudah terlanjur percaya. Serda Andi Alif tersenyum lega—ia melihat sendiri bagaimana kebersamaan menjadi tameng paling ampuh melawan segala bentuk tipu daya. Tak ada lagi rasa saling curiga, hanya ada semangat gotong royong yang tumbuh subur di hati setiap warga Desa Onang. Malam pun turun, namun kehangatan obrolan masih tersisa di setiap sudut rumah, mengingatkan bahwa di desa ini, tidak ada yang sendirian dalam menjaga kebaikan.

komunikasi sosial himbauan menjauhi praktik perdukunan
Terkait
  • Topik: komunikasi sosial, himbauan menjauhi praktik perdukunan
  • Tokoh: Serda Andi Alif
  • Organisasi: Babinsa 1412/Polewali Mandar, TNI
  • Tempat: Desa Onang, Polewali Mandar

Artikel terkait