Matahari pagi itu menyapa Kampung Kapeta dengan hangat, seakan ikut merayakan semangat baru yang datang bersama TMMD ke-130. Usai upacara pembukaan, warga tidak langsung pulang ke rumah masing-masing. Mereka justru berbondong-bondong menuju lokasi pelayanan yang sudah dinanti: pengobatan gratis dan bazar murah. Ibu Susanti Matias berdiri di antara kerumunan, matanya berbinar-binar. Senyumnya yang sumringah seperti mewakili perasaan seluruh warga. Baginya, kehadiran program ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah dan TNI benar-benar peduli dengan kebutuhan sehari-hari mereka yang jauh di pelosok Kabupaten Sitaro.
Suasana keakraban langsung terasa ketika warga duduk bersila menunggu giliran diperiksa. Di bawah komando Kapten Ckm dr. Ekal Suranta Tarigan, tim kesehatan TMMD dengan sabar melayani satu per satu warga. Pemeriksaan tekanan darah, gula darah, hingga penyuluhan hidup sehat diberikan dengan penuh ketelitian dan senyuman. Bagi warga yang terbiasa menempuh jarak jauh untuk berobat, kedatangan tim medis ini seperti tamu yang membawa oleh-oleh kebaikan langsung ke depan pintu rumah.
Kedekatan yang Menyembuhkan Hati dan Badan
Tidak semua obat harus berbentuk pil atau sirup. Kadang, kehadiran orang yang peduli dan mau mendengarkan sudah menjadi obat pertama yang menyembuhkan. Itulah yang dirasakan warga Kampung Kapeta. Mereka tidak hanya menerima resep, tetapi juga mendapat perhatian tulus dari para tenaga kesehatan yang datang bersama program TMMD. Pelayanan kesehatan ini berjalan berkat sinergi antara TNI, Puskesmas, dan Dinas Kesehatan setempat. Kebersamaan itu membuat warga merasa tidak sendiri dalam menjaga kesehatan.
Beberapa manfaat yang dirasakan warga dari pengobatan gratis ini antara lain:
- Pemeriksaan tekanan darah dan gula darah tanpa biaya, sehingga warga bisa memantau kondisi tubuh secara rutin.
- Penyuluhan hidup sehat yang disampaikan dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami.
- Obat-obatan yang dibagikan langsung kepada warga yang membutuhkan.
- Kedekatan emosional antara warga, TNI, dan tenaga kesehatan yang menumbuhkan rasa saling percaya.
Bazar Murah: Kebaikan yang Sampai ke Dapur Warga
Bukan hanya kesehatan yang menjadi perhatian, urusan dapur pun tidak dilupakan. Di samping tenda pengobatan, terdapat bazar murah yang menjual kebutuhan pokok seperti beras dan minyak dengan harga sangat terjangkau. Warga pun antusias berbelanja, membawa pulang kebutuhan untuk keluarga. Kehadiran bazar ini terasa seperti angin segar di tengah sulitnya menjangkau pasar dengan harga terjangkau. Yang lebih membanggakan, bazar ini juga melibatkan UMKM lokal, sehingga manfaatnya benar-benar menyentuh ekonomi warga dari berbagai sisi.
Kegiatan yang berlangsung di Kampung Kapeta ini membuktikan bahwa TMMD bukan sekadar proyek fisik. Program ini menyentuh langsung denyut nadi kehidupan warga, dari urusan kesehatan sampai urusan dapur. Sinergi antara aparat teritorial, tenaga medis, dan masyarakat menjadi contoh nyata semangat gotong royong yang masih hidup. Tidak perlu kata-kata besar untuk menggambarkan kebahagiaan warga Sitaro. Cukup lihat senyum Ibu Susanti dan wajah lega para bapak dan ibu yang menerima pelayanan dengan hati terbuka.
Semoga kehangatan yang dirasakan warga Kampung Kapeta hari ini tidak berhenti sampai di sini. Semoga TMMD dan semua program kebaikan lainnya terus datang membawa harapan bagi desa-desa di pelosok. Karena ketika negara hadir dengan tulus di tengah rakyat, di situlah tumbuh rasa kebersamaan yang paling indah. Sampai jumpa di kebahagiaan berikutnya, warga Kapeta!