Cerita Kehangatan Trending

Babinsa di Lombok Timur Bantu Warga Bangun Rumah Layak Huni di Musim Hujan

Babinsa di Lombok Timur Bantu Warga Bangun Rumah Layak Huni di Musim Hujan

Di tengah musim hujan di Lombok Timur, Babinsa Serka Roni bersama enam anggota Koramil 1615-03 membantu membangun kembali rumah Pak Kardi di Desa Montong Maling yang nyaris roboh. Dengan gotong royong dan patungan membeli seng dan kayu, mereka berhasil menyelesaikan pembangunan dalam dua hari, sehingga warga tidak perlu lagi tidur di bawah rembesan air hujan. Kisah ini menjadi bukti nyata bahwa kedekatan Babinsa dengan warga desa terus hidup melalui semangat gotong royong dan kepedulian.

Di tengah guyuran hujan deras yang melanda Lombok Timur sejak awal September, kehidupan warga Desa Montong Maling mulai terasa berat. Rumah-rumah sederhana yang terbuat dari gedek, anyaman bambu, tak kuasa menahan terpaan air. Salah satu yang paling terdampak adalah Pak Kardi, seorang warga lanjut usia yang rumahnya nyaris robok. Dinding gedeknya sudah lapuk, dan atapnya bocor di sana-sini, membuatnya harus rela tidur dalam kondisi basah setiap malam. Namun, di tengah kepasrahan itu, secercah harapan datang dari Babinsa Serka Roni dan rekan-rekannya dari Koramil 1615-03, yang tak tega melihat penderitaan warga binaannya.

Gotong Royong yang Menyatukan Jiwa TNI dan Warga

Tanpa menunggu instruksi dari atasan, Serka Roni bersama enam anggota Babinsa lainnya langsung menggerakkan langkah. Mereka mengumpulkan dana secara patungan untuk membeli material bangunan seperti seng dan kayu. Dengan penuh semangat, mereka bergotong royong membangun ulang atap dan dinding rumah Pak Kardi yang hampir roboh. Proses pembangunan berlangsung selama dua hari, dan selama itu semangat kebersamaan terasa begitu kental. Bukan hanya TNI yang bekerja, beberapa tetangga Pak Kardi juga ikut serta membantu, menunjukkan bahwa gotong royong masih menjadi jiwa masyarakat desa.

  • Babinsa Serka Roni dan anggota Koramil 1615-03 langsung turun tangan tanpa diminta
  • Pembelian seng dan kayu dilakukan secara patungan untuk meringankan beban warga
  • Rumah Pak Kardi yang nyaris roboh dibangun ulang dalam waktu dua hari
  • Warga sekitar turut serta dalam gotong royong, memperkuat rasa persaudaraan
  • Program rumah layak huni ini menjadi bukti nyata kedekatan TNI dengan rakyat di Lombok Timur

Tangisan Bahagia Ibu Kardi saat TNI Hadir di Musim Hujan

Saat rombongan Babinsa tiba di rumahnya, Ibu Kardi tak bisa menahan tangis bahagia. Dengan suara bergetar, ia berkata, "Selama ini kami hanya bisa pasrah, TNI datang seperti malaikat bagi kami." Serka Roni, yang akrab disapa Pak Roni oleh warga, hanya tersenyum merendah. "Kami tidak ingin ada warga yang tidur di bawah rembesan air hujan. Ini perjuangan bersama, gotong royong adalah jiwa TNI," ucapnya tegas. Kehadiran mereka di tengah musim hujan ini mengajarkan kita semua bahwa kepedulian dan gotong royong tak pernah pudar, sekalipun di tengah keterbatasan.

Sekarang, rumah Pak Kardi telah berdiri kokoh dengan dinding kayu yang baru dan atap seng yang tidak lagi bocor. Angin dingin Lombok Timur yang dulu menerobos celah-celah gedek, kini tak lagi sanggup mengganggu tidurnya. Senyum hangat menghiasi wajah Pak Kardi dan istrinya setiap kali hujan turun. Dari kisah ini, kita belajar bahwa di setiap musim hujan, selalu ada tangan-tangan yang siap menolong, seperti Babinsa di Lombok Timur, yang mengingatkan kita bahwa gotong royong adalah jiwa yang tak pernah mati. Semoga semangat ini terus menyala, memperkuat kebersamaan kita sebagai warga desa, dan mengingatkan bahwa di saat kita saling bergandengan, tak ada masalah yang tak terselesaikan.

Bantuan Rumah Layak Huni Gotong Royong TNI
Terkait
  • Topik: Bantuan Rumah Layak Huni, Gotong Royong, TNI
  • Tokoh: Serka Roni, Pak Kardi, Ibu Kardi
  • Organisasi: TNI, Koramil 1615-03
  • Tempat: Lombok Timur, Desa Montong Maling

Artikel terkait