Program & Bantuan Trending

Pemkab Bogor Bantu RTLH untuk Lansia di Puncak Bersama TNI

Pemkab Bogor Bantu RTLH untuk Lansia di Puncak Bersama TNI

Mbah Surip, seorang lansia di Kampung Cilember, Puncak, Bogor, akhirnya mendapat rumah layak huni berkat program bedah RTLH dari Pemkab Bogor dan TNI. Gotong royong warga dan prajurit mengubah rumah reotnya menjadi tempat yang aman dan nyaman. Kisah ini menjadi bukti bahwa kepedulian bersama mampu menghangatkan hidup siapa pun, terutama di usia senja.

Di Kampung Cilember, kawasan Puncak, Bogor, udara dingin selalu setia menemani hari-hari Mbah Surip—seorang kakek berusia 80 tahun yang tinggal sebatang kara. Rumah peninggalan keluarganya sudah nyaris roboh; tiang-tiang kayu lapuk, atap bocor di mana-mana. Setiap pagi, dengan langkah tertatih, ia turun ke jalanan Puncak untuk mengamen, mencari receh di sela-sela hiruk pikuk wisatawan. Namun kini, cerita pilu itu perlahan berganti menjadi hangat. Tangan-tangan peduli dari Pemkab Bogor bersama TNI datang menyapa, mengubah rumah reot itu menjadi tempat yang layak dan aman untuk hari tuanya.

Gotong Royong di Kampung Cilember: Tangan-tangan Hangat untuk Mbah Surip

Program bedah RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) untuk lansia ini digerakkan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Kodim 0606/Cisarua. Mereka tak hanya memberikan dana, tetapi juga tenaga. Danramil Cisarua, Kapten Inf Dede, bersama sepuluh prajuritnya langsung turun ke lapangan di Kampung Cilember. Mereka bekerja bahu-membahu dengan warga desa: mengganti tiang-tiang penyangga yang sudah rapuh, memasang atap baru yang kokoh, dan mengecat dinding-dinding yang pudar. "Mbah Surip tinggal sendiri, kami bantu agar huniannya layak dan aman," ujar Kapten Inf Dede dengan senyum hangat. Semangat gotong royong ini benar-benar terasa—setiap paku yang ditancap, setiap kayu yang diangkat, adalah wujud nyata bahwa negara hadir untuk yang paling rentan.

Berikut adalah bantuan yang diterima Mbah Surip:

  • Penggantian tiang kayu penyangga rumah yang sudah lapuk dan tidak layak.
  • Pemasangan atap baru untuk mengatasi kebocoran saat hujan deras.
  • Anggaran dari dana desa dan swadaya masyarakat sebagai gotong royong warga.
  • Pendampingan langsung dari TNI dan perangkat desa untuk memastikan proses berjalan lancar.

Harapan Baru di Usia Senja: Air Mata Bahagia Mbah Surip

Mbah Surip, yang sehari-hari mencari nafkah sebagai pengamen di kawasan Puncak, tak kuasa menahan haru saat melihat rumahnya berubah drastis. Air matanya jatuh pelan di tengah keramaian para prajurit dan tetangga yang sedang bekerja. "Saya kira hanya bisa tinggal di rumah bocor. Sekarang seperti rumah baru. Terima kasih Pak TNI dan Pak Camat," katanya dengan suara bergetar. Kalimat itu bukan sekadar ucapan terima kasih—ia adalah ungkapan seorang kakek tua yang akhirnya merasa diperhatikan dan tidak lagi sendirian menghadapi kerasnya hidup. Program bedah rumah RTLH di Bogor ini membuktikan bahwa pembangunan bukan hanya tentang beton dan kayu. Ia tentang menyambung harapan, merajut kembali rasa percaya bahwa negara hadir untuk warga paling rentan.

Di Puncak yang selama ini ramai oleh kendaraan wisata, ada satu kisah hangat yang terus bergema: bahwa rumah sederhana pun bisa menjadi istana ketika diisi oleh kepedulian dan kasih sayang sesama. Semoga semakin banyak tangan-tangan hangat yang tergerak membantu para lansia di desa-desa sekitar, dan semoga Mbah Surip kini bisa tersenyum tenang di usia senjanya. Di balik dinginnya udara pegunungan, ada kehangatan persaudaraan yang tak pernah padam—dari Pemkab Bogor, TNI, dan seluruh warga yang saling menguatkan.

perbaikan rumah tidak layak huni bantuan lansia
Terkait
  • Topik: perbaikan rumah tidak layak huni, bantuan lansia
  • Tokoh: Mbah Surip, Kapten Inf Dede
  • Organisasi: Pemkab Bogor, Kodim 0606/Cisarua, TNI
  • Tempat: Bogor, Cisarua, Puncak, Cilember

Artikel terkait