Program & Bantuan Trending

Korem 064/MY Gelar Baklat, Bekali Warga Desa Jaga Keamanan dan Ketahanan Pangan

Korem 064/MY Gelar Baklat, Bekali Warga Desa Jaga Keamanan dan Ketahanan Pangan

Korem 064/MY menggelar Baklat di desa, membekali warga dengan pelatihan keamanan lingkungan dan ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan pekarangan. Dengan gaya hangat dan gotong royong, Babinsa menjadi sahabat desa yang mengajarkan teknik bercocok tanam sederhana dan ronda malam. Warga pun optimis desa bisa mandiri pangan dan semakin erat kebersamaannya.

Pagi itu, matahari baru saja menyapa pematang sawah ketika sekelompok warga desa sudah berkumpul di balai dusun. Mereka datang dengan semangat, membawa cangkul dan bibit tanaman, siap mengikuti kegiatan yang sudah dinanti-nantikan. Korem 064/MY menggelar Binaan Latihan (Baklat) di desa ini, bukan sekadar acara seremonial, melainkan obrolan hangat dan pelatihan langsung yang menyentuh kebutuhan sehari-hari warga. Suasana akrab langsung terasa, tanpa jarak antara TNI dan rakyat.

Belajar Sambil Bergotong Royong, Babinsa Jadi Sahabat Desa

Begitu para Babinsa duduk melingkar bersama warga, obrolan pun mengalir seperti keluarga sendiri. Dalam Baklat kali ini, fokus utama adalah dua hal yang dekat dengan hidup warga: menjaga keamanan lingkungan dan menguatkan ketahanan pangan. "Kita punya lahan kosong di belakang rumah, kenapa tidak kita tanami sayuran?" ujar Serka Budi, salah satu Babinsa, sambil tersenyum. Warga langsung antusias, bertanya tentang cara menanam yang benar, jenis pupuk yang cocok, dan cara merawat tanaman agar tumbuh subur.

  • Warga diajarkan memanfaatkan lahan tidur di sekitar pekarangan untuk bercocok tanam, mulai dari cabai, tomat, hingga kangkung.
  • Pelatihan keamanan lingkungan dilakukan dengan cara sederhana: ronda malam, kewaspadaan terhadap orang asing, dan pentingnya gotong royong menjaga desa.
  • Para peserta juga mendapat kesempatan mempraktikkan langsung teknik menanam di lahan percontohan yang disiapkan Babinsa.

Ibu Surti, seorang peserta dari dusun sebelah, tak bisa menyembunyikan rasa senangnya. "Saya jadi paham cara bercocok tanam yang baik. Dulu cuma asal tanam, sekarang tahu harus berapa jarak tanamnya, kapan pakai pupuk. Terima kasih, Pak Babinsa," ujarnya sambil tertawa kecil. Momen seperti ini membuat Baklat terasa lebih dari sekadar pelatihan, ia menjadi ajang silaturahmi yang mempererat tali persaudaraan antara TNI dan rakyat.

Dari Lahan Kosong ke Piring Makan: Ketahanan Pangan Dimulai dari Pekarangan

Kegiatan Baklat Korem 064/MY ini tidak hanya berhenti pada teori. Warga diajak langsung mempraktikkan cara mengolah lahan sempit menjadi kebun produktif. Babinsa menunjukkan teknik sederhana: menanam dalam polybag, pembuatan pupuk organik dari sisa dapur, hingga cara menyiram yang hemat air. Semua dilakukan dengan alat dan bahan yang mudah didapat.

  • Warga belajar membuat bedengan kecil di pekarangan, memanfaatkan lahan yang selama ini dibiarkan kosong.
  • Mereka juga diajarkan memilih bibit unggul yang tahan hama dan cocok dengan tanah desa.
  • Tak lupa, tips menjaga kebun tetap subur di musim kemarau dengan mulsa alami dari jerami.

Dengan bekal ini, warga optimis bisa memenuhi kebutuhan sayur sendiri tanpa harus membeli di pasar. Lebih dari itu, kelebihan hasil panen bisa dijual untuk menambah penghasilan keluarga. "Kalau semua warga punya kebun, desa kita bisa mandiri pangan," kata Pak RT sambil mengangguk-angguk setuju. Semangat gotong royong pun kembali terasa. Mereka saling berbagi bibit dan tips, menciptakan kebersamaan yang tulus.

Hari itu, Baklat Korem 064/MY bukan sekadar pelatihan, melainkan pengingat bahwa keamanan dan ketahanan pangan dimulai dari langkah kecil di pekarangan sendiri. Warga pulang dengan senyum dan kantong bibit di tangan, hati penuh harap. Dengan kebersamaan dan pengetahuan baru ini, desa mereka akan semakin kuat, mandiri, dan hangat – seperti obrolan di sore hari yang selalu menenangkan.

Baklat keamanan ketahanan pangan
Terkait
  • Topik: Baklat, keamanan, ketahanan pangan
  • Tokoh: Ibu Surti
  • Organisasi: Korem 064/MY, TNI

Artikel terkait