Program & Bantuan Trending

TNI Latih Warga Desa Koto Baru Kelola Homestay untuk Wisatawan

TNI Latih Warga Desa Koto Baru Kelola Homestay untuk Wisatawan

Di kaki Bukit Barisan, TNI melalui Kodim 0309/Solok mengadakan pelatihan pengelolaan homestay bagi 30 warga Desa Koto Baru untuk menyambut wisatawan. Dengan gaya akrab dan gotong royong, warga belajar cara menjadi tuan rumah yang ramah, meningkatkan percaya diri, dan menghidupkan ekonomi desa. Pelatihan ini tidak hanya mengasah keterampilan, tetapi juga mempererat hubungan TNI dan masyarakat seperti keluarga sendiri.

Di kaki Bukit Barisan yang hijau, Desa Koto Baru di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, mulai bersolek menjadi desa wisata. Hamparan sawah yang membentang, udara sejuk khas perbukitan, dan senyum ramah warga menjadi daya tarik utama. Namun, di balik pesona alam itu, ada satu keraguan yang mengganjal: bagaimana caranya menyambut tamu dengan layak? Warga yang terbiasa bergelut dengan cangkul dan sawah mendadak canggung ketika harus menjadi tuan rumah bagi wisatawan. Melihat potensi besar itu, TNI melalui Kodim 0309/Solok turun tangan dengan penuh kehangatan. Mereka mengadakan pelatihan pengelolaan homestay bagi 30 warga. Bukan sekadar teori di ruangan ber-AC, pelatihan ini berlangsung di balai desa yang sederhana, dengan praktik langsung yang hangat dan akrab—seperti obrolan santai di teras rumah.

Pak Darwis: Dari Petani Menjadi Tuan Rumah

Pak Darwis, seorang petani yang rumahnya kini disulap menjadi homestay, awalnya mengaku grogi. "Diajari langsung sama anggota TNI, jadi lebih percaya diri," ujarnya dengan mata berbinar. Di balai desa yang berdinding kayu, selama tiga hari penuh, beliau dan puluhan warga lainnya belajar hal-hal sederhana namun bermakna: cara menyambut tamu dengan senyum tulus, membersihkan kamar hingga rapi, hingga menyajikan makanan khas Solok yang menggugah selera. Anggota TNI tidak hanya menjadi instruktur; mereka menjadi teman diskusi yang sabar. Dengan telaten, mereka menunjukkan cara merapikan seprai, menata bunga liar di meja sudut kamar, hingga berkomunikasi dengan ramah kepada wisatawan asing maupun lokal. Suasana pelatihan dipenuhi gelak tawa dan semangat gotong royong—warga saling berbagi cerita, saling menguatkan.

Manfaat pelatihan ini langsung terasa di hati warga. Berikut beberapa dampak hangat yang mereka rasakan:

  • Warga menguasai keterampilan dasar pengelolaan homestay, mulai dari kebersihan kamar hingga keramahan menyambut tamu.
  • Muncul ide cemerlang dari pemuda desa untuk membuat paket wisata trekking sawah, dipandu langsung oleh warga yang tahu setiap sudut desa.
  • Rasa percaya diri warga melonjak—mereka kini tidak lagi canggung berhadapan dengan wisatawan, bahkan siap bercerita tentang kehidupan sehari-hari di Koto Baru.
  • Hubungan erat antara TNI dan masyarakat semakin kuat, menciptakan rasa aman dan nyaman seperti keluarga sendiri.

Menghidupkan Ekonomi Desa Melalui Gotong Royong

Kapten Inf. Hendra, pembina desa, menyampaikan harapannya dengan nada hangat. "Kami tidak hanya ingin warga bisa menerima tamu, tetapi juga bangga dengan alam mereka," ujarnya. Melalui pelatihan homestay ini, warga diajak melihat peluang ekonomi baru yang lahir dari keramahan dan keindahan alam. Para pemuda desa, yang biasanya merantau ke kota, kini mulai melirik kembali kampung halaman. Mereka berencana memandu wisatawan menyusuri pematang sawah sambil bercerita tentang filosofi gotong royong yang diwariskan nenek moyang. Setiap langkah di sawah, setiap teguk kopi di teras homestay, menjadi cerita yang siap dibagikan kepada dunia. Kini, Desa Koto Baru tidak hanya dikenal sebagai desa wisata yang asri, tetapi juga sebagai rumah bagi warga yang penuh semangat dan siap menyambut siapa pun dengan hangat.

Dari pelatihan yang sederhana ini, lahirlah harapan baru. TNI dan warga bersama-sama membuktikan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari hal kecil—dari keramahan, dari kebersamaan, dan dari gotong royong yang tak pernah pudar. Kini, setiap homestay di Koto Baru bukan sekadar tempat menginap, tetapi juga jendela bagi wisatawan untuk merasakan kehidupan desa yang tulus dan apa adanya. Dan di balik setiap senyum warga, ada kehangatan yang siap menyambut siapa pun yang datang berkunjung.

pelatihan pengelolaan homestay desa wisata TNI warga desa
Terkait
  • Topik: pelatihan pengelolaan homestay, desa wisata, TNI, warga desa
  • Tokoh: Pak Darwis, Kapten Inf. Hendra
  • Organisasi: TNI, Kodim 0309/Solok
  • Tempat: Desa Koto Baru, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, balai desa

Artikel terkait