Kabar Desa Kita Trending

Kampung Internet di Desa Setanggor Ubah Nasib UMKM, Cuan Capai Rp20 Juta per Hari

Kampung Internet di Desa Setanggor Ubah Nasib UMKM, Cuan Capai Rp20 Juta per Hari

Program Kampung Internet di Desa Setanggor, NTB, telah mengubah kehidupan 66 UMKM dengan akses digital gratis, meningkatkan omzet hingga Rp20 juta per hari dan membantu pendidikan di sekolah. Ini adalah kisah hangat tentang kedekatan program pemerintah dengan kebutuhan warga desa, membuka jalan kemandirian ekonomi dan harapan baru dari pelosok.

Ada cerita hangat yang datang dari sebuah desa kecil di Nusa Tenggara Barat, Desa Setanggor. Di sana, di bawah terik matahari yang sama dengan senyum ramah warga, ada sebuah perubahan yang mulai tumbuh. Bukan hanya perubahan pada jalan atau bangunan, tetapi perubahan pada cara berpikir, cara bekerja, dan cara warga berhubungan dengan dunia. Inilah cerita tentang bagaimana sebuah program dari jauh bisa menjadi teman dekat di rumah, dan bagaimana teknologi bisa menjadi alat untuk mengukir kemandirian.

Dari Setanggor, Internet Menjadi Jalan Baru untuk Cuan

Dulu, bagi 66 pelaku usaha kecil dan mikro (UMKM) di Desa Setanggor, berpromosi adalah sebuah pekerjaan yang menguras tenaga dan biaya. Mereka harus mengandalkan cara-cara manual, berjalan dari rumah ke rumah, atau hanya bergantung pada pembeli yang lewat. Namun, sejak Kampung Internet dari Kementerian Kominfo hadir dengan 66 titik internet gratis di desa, semuanya mulai berubah. Para ibu, bapak, dan anak muda yang berdagang kini bisa membuka dunia baru melalui media sosial.

Salah satu wajah dari perubahan ini adalah Ibu Isnawati Kamariah, seorang penjual sembako dan buah-buahan khas desa. "Dulu, setiap bulan saya harus mengeluarkan Rp200 ribu sampai Rp250 ribu hanya untuk membeli paket data internet," cerita Ibu Isnawati dengan nada yang terdengar lega. "Sekarang, dengan internet gratis ini, saya bisa siaran langsung jualan tanpa khawatir. Lancar, tidak terputus-putus." Dan hasilnya? Sungguh luar biasa. Pada bulan Ramadan dan saat Lebaran, omzet dagangannya bisa mencapai Rp20 juta per hari! Bumbu dapur dan buah segar dari Desa Setanggor kini dikenal lebih luas, membawa cuan yang lebih besar ke keluarga.

  • 66 UMKM mendapatkan akses internet gratis untuk promosi digital.
  • Penghematan biaya paket data hingga ratusan ribu rupiah per bulan.
  • Peningkatan omzet yang signifikan, terutama saat momen hari raya.
  • Produk lokal seperti bumbu dan buah bisa dijangkau pasar lebih luas.

Internet Bukan hanya untuk Dagang, tapi juga untuk Belajar

Program Kampung Internet di desa ini tidak hanya mengubah urusan dagang. Di sektor pendidikan, manfaatnya juga dirasakan hangat. Sekolah-sekolah seperti SMPN 4 Praya Barat kini memiliki jaringan internet yang lebih stabil. "Ini sangat membantu kegiatan belajar kami, terutama saat Tes Kompetensi Akademik," kata salah seorang guru di sana. Anak-anak di desa kini bisa belajar dengan lebih baik, mengakses informasi tanpa hambatan, dan bersiap untuk masa depan yang lebih cerata.

Digitalisasi di Desa Setanggor seperti memberikan sayap baru bagi warga. Dari yang sebelumnya terbatas, kini mereka bisa terbang lebih tinggi. Program ini adalah wujud nyata dari kedekatan teritorial, bagaimana pemerintah datang dan berdiri di samping warga desa, memahami kebutuhan mereka, dan memberikan solusi yang langsung menyentuh kehidupan sehari-hari.

Di akhir cerita ini, ada sebuah kehangatan yang ingin kami bagikan. Desa Setanggor mungkin hanya satu dari banyak desa di Indonesia, tetapi kisahnya mengingatkan kita semua bahwa kemajuan bisa dimulai dari tempat yang sederhana. Dengan semangat gotong royong, dengan akses yang diberikan, dan dengan kerja keras warga sendiri, kampung internet telah menjadi sebuah titik cahaya. Cahaya yang tidak hanya menerangi jalan ekonomi, tetapi juga menerangi harapan untuk pendidikan dan kehidupan yang lebih baik. Dari desa, untuk Indonesia.

Kampung Internet UMKM akses digital ekonomi desa
Terkait
  • Topik: Kampung Internet, UMKM, akses digital, ekonomi desa
  • Tokoh: Isnawati Kamariah
  • Organisasi: Kementerian Kominfo, SMPN 4 Praya Barat
  • Tempat: Desa Setanggor, Nusa Tenggara Barat, NTB, Praya Barat

Artikel terkait